Dosen tamu yang hadir kali ini
adalah seorang dosen fotografi, pengajar di sekolah modeling, dan seorang fotografer yang bernama Didit Anindita. Pembahasan
yang dibawakan Bapak Didit Anindita pada kelas Kapita Selekta mengenai lingkup
dunia fotografi secara garis besar, kami mahasiswa fikom untar diajari untuk
mengetahui bagaimana lingkup dunia kerja pada bidang fotografi, proses
pengambilan gambar untuk sebuah pemotretan, serta teknik yang dilakukan untuk
membuat suatu perpaduan gambar menjadi satu kesatuan.
Fotografi sendiri memiliki
pengertian sebagai sebuah kegiatan atau proses menghasilkan suatu seni gambar
atau foto melalui media cahaya dengan alat yang disebut kamera dengan maksud
dan tujuan tertentu. Untuk menghasilkan sebuah hasil karya yang bagus atau
menarik ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengambilan gambar yang
bagus dan menarik seperti faktor pencahayaan, fotografer dan kamera. Setelah
faktor-faktor diatas menjadi satu, seorang fotograferlah yang kemudian menjadi
faktor utama untuk menciptakan sebuah seni foto yang bagus dan menarik.
1.
Faktor yang paling
utama adalah faktor pencahayaan, tanpa cahaya atau pencahayaan yang baik akan
terlalu sulit untuk menghasilkan hasil karya yang bagus, untuk itu dibutuhkan
faktor yang kedua.
2.
Faktor kedua adalah
fotografer, foktor ini juga penting, karena tanpa fotografer proses fotografi
tidak akan terjadi. Disini fotografer akan dituntut dan di uji seni atau
kreatifitas nya untuk menghasilkan subuah foto yang bagus atau menarik.
3.
Faktor yang ketiga
adalah kamera, tanpa kamera proses fotografi pun tidak terjadi. Kamera
adalah alat pokok pada kegiatan fotografi. Faktor yang terakhir adalah faktor
pendukungm seperti lensa cadangan, alat bantu cahaya (lampu flash kamera),
reflektor, tripod, dan lain-lainnya.
Pada pembahasan mengenai lingkup
dunia kerja di bidang fotografi kami diberitahukan bahwa kerja sama tim sangat
dibutuhkan dalam kelangsungan pekerjaan ini, sifat individualis sangat
menentang pekerjaan ini, karena pada proses pembuatan suatu gambar dalam dunia
forografi membutuhkan banyak peranan dari berbagai ahli profesi dari bidang
yang berbeda-beda untuk berkumpul menjadi satu kesatuan sehingga dapat
menghasilkan sebuah gambar. Profesi yang ikut terlibat dalam pembuatan konsep
sebuah gambar fotografi seperti peran makeup artist, fotografer, model, pengarah gaya, desain grafis, dan wardrobe sehingga dapat menjadi satu tim
yang dapat menghasilkan sebuah foto.
Dalam prosesnya peran seorang client
yang menggunakan jasa seorang fotografer untuk membuat suatu konsep juga sangat
berpengaruh, seorang client biasanya memiliki peran besar karna memiliki modal
utama yang dapat menggerakkan seluruh kerja tim. Oleh karena itu permintaan
seorang client dalam mengolah sebuah konsep pengambilan ide atau gambar sangat
penting. Pekerjaan seorang tim fotografi juga harus disesuaikan dengan
keinginan client, tim fotografi tidak boleh keras kepala atau memaksakan
idenya, karna dalam pengambilan suatu gambar memang harus disesuaikan keinginan
atau permintaan dari client tersebut sehingga hasilnya memiliki nilai
tersendiri.
Ketika menentukan sebuah gambar
jugadiperlukan beberapa komposisi yang yang diperhatikan seperti role of third , depth of third, dan Design Grafis sehingga
sebuah gambar dapat menghasilkan sebuah arti tersembunyi yang ingin ditampilkan
di balik gambar untuk menyampaikan maksud dari gambar yang ditunjukkan tersebut
terhadap stakeholdernya. Role of Third
adalah rumus untuk membentuk komposisi gambar dalam satu frame. Dengan membuat
objek diposisikan secara horizontal atau vertikal dalam satu gambar. Sedangkan Depth of Thrid merupakan tingkat
kejelasan pada gambar atau foto. Dalam pembuatan sebuat foto dibutuhkan editing yang dilakukan oleh seorang
desain grafis pula dalam menyempurnakans ebuah gambar untukd apat dijadikan
media iklan.
Dalam pengambilan gambar dijelaskan
pula beberapa peran penting yang harus dilakukan oleh fotografer ketika bekerja
dengan sebuah tim baik dalam pengambilan foto sebuah cover majalah maupun untuk
sebuah iklan makanan yang berbeda-beda tahapannya. Dijelaskan bahwa untuk
pengambilan gambar atau foto untuk sebuah iklan atau cover majalah juga
memiliki peran penting yang harus diperhatikan dimana berbeda-beda tiap
komposisi yang ingin ditonjolkannya, seperti pada cover majalah dibutuhkan
sebuah rapat terlebih dahulu dengan tim redaksi majalah dan fotografer untuk
menentukan perencanaan setelah terbitan dari edisi majalah sebelumnya, kemudian
komposisi untuk ukuran tulisan pada cover majalah juga disesuaikan dengan yang
paling menarik minat customer dari majalah tersebut sesuai kategori majalahnya.
Untuk sebuah iklan pada foto sebuah makanan juga dibutuhkan peran fotografer
dan food stylish untuk emnentukan
warna yang cocok dan tepat saat gambar diambil oleh fotografer sehingga dapat
menghasilkans ebuah gambar yang menarik perhatian.
Berikut merupakan pembahasan yang
diberikan saat kelas Kapita Selekta dibawakan oleh bapak Didit Anindita yang
sangat terbuka dalam memberikan pengetahuan seputar dunianya di bidang
fotografi dan membuka pikiran kita para kaum muda untuk lebih aware etrhadap proses pembuatan sebuat
gambar sehingga memiliki sebuah arti dan maksud tertentu. Bahwa gambar dapat
menjadis ebuah media yang secara tidak langsung berbicara kepada khalayaknya
tidka hanya sebuah ilusi mati saja yang menarik untuk dipandang tetapi memiliki
sebuah peran dalam mengkomunikasikan sebuah arti dalam satu gambaran utuh.
Sumber : http://unnes.ac.id/
Sumber : http://www.ilmuwebsite.com/
Didiet S
Pembicara : Didiet S



Tidak ada komentar:
Posting Komentar